Machine Learning
Kursus Skripsi Tesis Disertasi Python | “Implementasi Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) untuk Deteksi dan Klasifikasi Sampah Menggunakan Python”
Berikut Silabus 40 Sesi: “Implementasi Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) untuk Deteksi dan Klasifikasi Sampah Menggunakan Python”
Level: Pemula hingga Lanjutan
Durasi: 40 Sesi (1.5 Jam per Sesi)
Bagian 1: Pengantar dan Dasar-Dasar CNN (Sesi 1–10)
- Sesi 1:
- Pengantar Python untuk Deep Learning
- Instalasi dan pengaturan lingkungan: Python, Jupyter Notebook, TensorFlow, Keras, OpenCV.
- Sesi 2:
- Dasar-dasar Convolutional Neural Network (CNN).
- Perbedaan CNN dengan algoritma lainnya.
- Sesi 3:
- Arsitektur CNN: Convolution Layer, Pooling Layer, Flattening, dan Fully Connected Layer.
- Sesi 4:
- Penjelasan dataset gambar untuk klasifikasi sampah (contoh: dataset dari Kaggle).
- Pengolahan data: resizing, normalisasi, dan augmentasi gambar.
- Sesi 5:
- Membuat model CNN sederhana dengan Keras untuk klasifikasi gambar.
- Sesi 6:
- Penjelasan aktivasi fungsi (ReLU, Sigmoid, Softmax) dan fungsi loss (categorical crossentropy).
- Sesi 7:
- Evaluasi model: metrik akurasi, confusion matrix, precision, recall, dan F1-score.
- Sesi 8:
- Overfitting dan underfitting: penyebab dan solusi (dropout, early stopping).
- Sesi 9:
- Membuat model CNN lebih kompleks untuk klasifikasi multi-kelas (organik, anorganik, berbahaya).
- Sesi 10:
- Latihan: Melatih model dengan dataset sampah sederhana dan menampilkan hasil klasifikasi.
Bagian 2: Deteksi Objek dengan CNN (Sesi 11–20)
- Sesi 11:
- Pengantar deteksi objek: perbedaan antara klasifikasi dan deteksi objek.
- Sesi 12:
- Pengenalan YOLO, Faster R-CNN, dan SSD.
- Sesi 13:
- Implementasi deteksi objek menggunakan YOLO pre-trained model.
- Sesi 14:
- Pelabelan data untuk deteksi objek menggunakan LabelImg atau tools lain.
- Sesi 15:
- Membuat dataset deteksi objek sampah dari gambar.
- Sesi 16:
- Training model deteksi objek pada dataset sampah.
- Sesi 17:
- Fine-tuning model YOLO untuk meningkatkan performa.
- Sesi 18:
- Integrasi deteksi objek ke aplikasi Python (Streamlit atau Flask).
- Sesi 19:
- Latihan: Menggunakan model untuk mendeteksi jenis sampah pada gambar dan video.
- Sesi 20:
- Evaluasi model deteksi objek: IoU, mAP, precision, dan recall.
Bagian 3: Optimasi dan Implementasi Lanjut (Sesi 21–30)
- Sesi 21:
- Transfer learning: menggunakan model pre-trained (VGG16, ResNet).
- Sesi 22:
- Melatih model transfer learning pada dataset sampah.
- Sesi 23:
- Teknik optimasi model: Adam, SGD, learning rate scheduler.
- Sesi 24:
- Latihan: Membandingkan performa antara model buatan sendiri dan transfer learning.
- Sesi 25:
- Meningkatkan performa dengan data augmentasi dan balancing dataset.
- Sesi 26:
- Penggunaan TensorFlow Lite untuk membuat model lebih ringan.
- Sesi 27:
- Deploy model klasifikasi ke aplikasi mobile dengan TensorFlow Lite.
- Sesi 28:
- Penggunaan GPU/TPU untuk mempercepat proses training.
- Sesi 29:
- Integrasi dengan perangkat keras (contoh: kamera Raspberry Pi).
- Sesi 30:
- Latihan: Proyek akhir klasifikasi dan deteksi objek sampah menggunakan video live.
Bagian 4: Proyek Akhir dan Penyempurnaan (Sesi 31–40)
- Sesi 31:
- Pembuatan aplikasi berbasis web untuk klasifikasi dan deteksi sampah.
- Sesi 32:
- Desain antarmuka aplikasi menggunakan Flask atau Streamlit.
- Sesi 33:
- Integrasi model klasifikasi dan deteksi ke aplikasi web.
- Sesi 34:
- Penanganan input data berupa gambar dan video dari pengguna.
- Sesi 35:
- Implementasi fitur hasil klasifikasi/deteksi dalam format laporan.
- Sesi 36:
- Penggunaan dashboard untuk menampilkan statistik hasil klasifikasi.
- Sesi 37:
- Testing aplikasi secara menyeluruh.
- Sesi 38:
- Dokumentasi proyek: laporan teknis dan presentasi.
- Sesi 39:
- Presentasi proyek akhir: aplikasi deteksi dan klasifikasi sampah.
- Sesi 40:
- Refleksi dan diskusi lanjutan: pengembangan ke depan dan integrasi AI dalam manajemen sampah.



