Kursus Skripsi Tesis Disertasi Ansys ~ Simulasi Aliran Udara pada Radiator Mobil dengan ANSYS Fluent
Berikut adalah silabus lengkap 20 sesi (masing-masing 1,5 jam) untuk kursus “Simulasi Aliran Udara pada Radiator Mobil dengan ANSYS Fluent”. Silabus ini disusun bertahap dari pengenalan dasar hingga simulasi dan analisis lanjutan:
πΉ Sesi 1: Pengenalan CFD dan ANSYS Fluent
-
Pengantar Computational Fluid Dynamics (CFD)
-
Konsep dasar aliran fluida dan perpindahan panas
-
Arsitektur ANSYS Workbench dan Fluent
πΉ Sesi 2: Studi Kasus β Radiator Mobil
-
Fungsi radiator dalam sistem pendinginan mesin
-
Prinsip kerja radiator: konveksi dan konduksi
-
Tujuan simulasi aliran udara pada radiator
πΉ Sesi 3: Persiapan Geometri
-
Desain geometri radiator (fin, tube, tank)
-
Impor file CAD (SolidWorks, STEP, IGES)
-
Pembersihan dan simplifikasi geometri
πΉ Sesi 4: Pembuatan Geometri Sederhana di SpaceClaim
-
Membuat model radiator sederhana
-
Penambahan domain udara (air box)
-
Boolean operasi (subtract, union)
πΉ Sesi 5: Meshing Dasar dengan ANSYS Meshing
-
Pengaturan ukuran mesh global dan lokal
-
Inflasi mesh untuk boundary layer
-
Pemilihan metode meshing: tetrahedral, hex
πΉ Sesi 6: Meshing Lanjutan
-
Local refinement pada fin dan tube
-
Quality check: skewness, orthogonal quality
-
Export mesh ke Fluent
πΉ Sesi 7: Setup Dasar di Fluent
-
Import mesh
-
Pemilihan model fisika: laminar vs turbulent
-
Boundary condition awal
πΉ Sesi 8: Model Turbulensi dan Material
-
Penjelasan model turbulensi: k-epsilon, k-omega
-
Definisi properti material: udara dan logam radiator
-
Cell zone condition
πΉ Sesi 9: Boundary Conditions pada Sistem Radiator
-
Inlet velocity/pressure
-
Outlet pressure
-
Heat flux atau temperatur dinding tube
πΉ Sesi 10: Setup Energy Equation dan Heat Transfer
-
Aktivasi energy equation
-
Heat source vs heat conduction dari engine
-
Wall heat transfer coefficient
πΉ Sesi 11: Initialisasi dan Running Simulasi
-
Initialization: hybrid vs standard
-
Setting convergence criteria
-
Monitoring residuals dan stabilitas solusi
πΉ Sesi 12: Post-processing Dasar
-
Visualisasi vektor kecepatan udara
-
Plot temperatur di permukaan tube
-
Penampang kontur tekanan dan kecepatan
πΉ Sesi 13: Analisis Laju Perpindahan Panas
-
Heat transfer rate (W) dari udara ke coolant
-
Penghitungan efisiensi pendinginan
-
Heat transfer coefficient
πΉ Sesi 14: Parametric Study (Laju Aliran)
-
Variasi kecepatan udara inlet
-
Efek kecepatan terhadap efisiensi pendinginan
-
Setup parameter sweep di Workbench
πΉ Sesi 15: Parametric Study (Desain Fin)
-
Variasi jumlah dan bentuk fin
-
Efek pada distribusi temperatur
-
Bandingkan konfigurasi desain
πΉ Sesi 16: Simulasi Transien (Opsional)
-
Perbedaan steady vs transient
-
Setup waktu dan time stepping
-
Monitoring temperatur vs waktu
πΉ Sesi 17: Validasi dengan Data Eksperimen
-
Konsep validasi hasil simulasi
-
Membandingkan data eksperimen (jika tersedia)
-
Error dan koreksi parameter
πΉ Sesi 18: Optimasi Desain Radiator
-
Tujuan optimasi: performa vs biaya
-
Penggunaan Design of Experiments (DOE)
-
Multi-objective optimization (efisiensi vs pressure drop)
πΉ Sesi 19: Dokumentasi dan Pelaporan
-
Menyusun laporan simulasi profesional
-
Ekspor grafik dan visualisasi
-
Penulisan interpretasi hasil
πΉ Sesi 20: Review Akhir dan Presentasi Proyek Mini
-
Review keseluruhan sesi dan skill yang telah dikuasai
-
Presentasi proyek mini: simulasi radiator oleh peserta
-
Diskusi hasil dan saran perbaikan



